Posts

Showing posts from May, 2012

Membicarakan Ikhlas

Image
oleh Yoga ZaraAndritra pada 15 Mei 2012 pukul 0:27 ·

Selalu ada kesempatan bagi saya untuk meninjau ulang paham saya tentang sesuatu. Kali ini saya tertarik meninjau ulang paham saya tentang ikhlas. Ikhlas sebagaimana yang saya pahami dan cerap dari orang-orang pintar di sekitar saya, biasanya sering dimaknai sebagai satu kegiatan baik yang tanpa tendensi subjektif apa pun. Itulah ikhlas.
Saya jadi teringat Kant. Immanuel Kant adalah filsuf Prusia yang konon katanya selama hidupnya tak pernah beranjak dari kampung halamannya. Ia sering disebut-sebut sebagai pemikir besar, yang berhasil mendamaikan dua faham yang berseteru, yaitu rasionalisme dengan empirisisme. Sebenarnya ulasan Kant yang seperti itu kurang begitu penting diungkapkan di sini. Yang penting adalah pemikirannya tentang moralitas, sebab ada kaitannya dengan paham ikhlas yang dalam tulisan ini jadi fokus pembicaraan.
Bagi Kant suatu tindakan menjadi bernilai moral jika tindakan itu semata-mata diperuntukan demi kewajiban (say…

Membicarakan Halallan Thoyyiban

Image
Alhamdulillah saya tidak telat pergi ke masjid untuk solat jumat hari ini. Jumat yang lalu padahal saya sama sekali tidak solat jumat, sebabnya ketika adzan berkumandang saya baru mandi, dan di kamar mandi saya keasikan mandi, sehingga setelah beres mandi ritual solat jumat sudah selesai. Khutbahnya sungguh sangat sebentar, pantas saja yang khutbah adalah kakek saya, waktu itu. Dia terkenal sebentar jika khutbah.
Jumat kali ini saya tidak telat, datang ke masjid 20 menit sebelum adzan. Ketika masuk masjid saya mengucapkan doa masuk masjid, dan sebelum duduk di lantai masjid terlebih dahulu saya solat sunnah dua rakaat. Entah solat sunnah apa itu namanya, saya sudah lupa, fadilllah dari solat sunnahnya pun saya sudah lupa. Pantas saja, sebab buku agama sudah tidak lagi menjadi buku utama saya saat ini.
Seiring berjalannya waktu, ingatan demi ingatan terutama yang berkenaan dengan pengetahuan agama, berguguran dilupakan. Meski sudah lupa apa nama spesifik dari solat sunnah di atas dan tak…

Lu Lucu

Image
olehYoga ZaraAndritrapada 2 November 2011 pukul 19:00 ·



aw, lulu kau ada di dapur sedang memasak jambu jadi jus juga jadi sambal super pedas

tak lupa malam
kau racik jadi bajigur hangat untuk disaji di meja panjang muaranya di hati

sumpah pemudi kau masih muda, solat sambil mengiris bawang butiran air matanya, air mata sayang

gila, solat belum akan usai rakaat masih beberapa lagi malam masih panjang kau sudah berdoa ingin dapat suami sakit jiwa, akut
lulu, lulu rambutmu tergerai harum casons baby

Menyekap Lulu Nurmila di Museum KAA

Image
Hari ini seperti biasa, aku selalu kangen Lulu; kangen alisnya, kangen rambutnya, kangen senyumnya, kangen polosnya dan kangen kejujurannya. Dari sekian banyak kangen yang aku sebut, di alisnya, aku seperti melihat hamparan padi yang menguning siap untuk di panen, ah alisnya. Dari matanya terpancar jiwa yang tegar, lugu dan jujur.
Setelah hujan, motor habis bensin di jalan, aku tetap bertekad bertemu Lulu. Semua hambatan mesti diatasi kata Nietzsche, begitulah sikap seorang Ubermench. Ia senantiasa hidup di dalam hambatan, kemudian ia atasi satu persatu hambatan yang melingkupinya. Demi apa? Demi merealisasikan segala potensi yang terpendam ada di dalam diri.
Setiap manusia sudah tentu punya potensi mengasihi dan menyayangi, begitu juga aku sebab aku manusia. Potensi ini mesti terealisir agar ia real menjadi sesuatu yang nyata dan terasa, tidak habis sampai batas imajinasi dan fantasi saja. Dalam hal ini tentu saja Lulu, oleh Lululah potensi ini mesti terasa real.
Di antara aku dan dia, …

Instagram @yogazaraandritra