Posts

Showing posts from June, 2012

Pabrik Multi dan Zaman Eksploitasi

Image
Tidak ada yang salah dengan perubahan, hanya saja mungkin kita kalah cepat dari mereka. Mereka duluan sadar bahwasannya alam beserta isinya adalah hak setiap orang untuk diapa-apakan (begitu menurut undang-undang kita konon katanya kini). Setiap orang punya hak yang sama untuk mengelola sumber daya yang ada di alam ini. Persoalannya cuma pada, ‘siapa cepat?’ tentu saja maka ‘dia dapat’. Jika semua orang punya hak yang sama, maka yang membedakan antara masing-masingnya adalah, inisiatif, kreatifitas, dan kecepatan dia mampu mengubah mimpinya/kehendaknya menjadi kenyataan dalam konteks memberdayakan/memperdayakan alam. Bukankah itu soalnya?

Demokrasi, tak ada lagi tuhan, kepengurusan alam ini diserahkan sepenuhnya pada manusia. Manusialah sebagai pusat, dialah satu-satunya penguasa di dunia ini. Alam adalah objek yang mesti dimanipulasi, direkayasa, ditaklukan sedemikian rupa hingga ia seturut dengan kita. Anthroposentris kita sering sebut ini zaman.
Fokus kita bukan lagi pada bagaimana m…

Jalan Hidup yang Diridhai Alloh, Perspektif A.A. Navis

Image
Saya yakin diantara kalian ada yang belum baca cerpennya A.A. Navis berjudul 'Robohnya Surau Kami', meskipun cerpen ini sudah sangat populer. Cerpen ini termaktub dalam kumcernya A.A. Navis juga sama berjudul 'Robohnya Surau Kami'. Tepatnya ada 11 cerpen yang dimuatkan di kumcer ini. Diantaranya; Robohnya Surau Kami, Anak Kebanggaan, Nasihat-nasihat, Topi Helm, Datangnya dan Perginya, Pada Pembotakan Terakhir, Angin dari Gunung, Menanti Kelahiran, Penolong, Dari Masa ke Masa, dan Biografi Singkat.
Saya temukan buku kumcer A.A. Navis ini diantara jejeran buku-buku yang berdebu kamar saya. Entah ini buku siapa, namun saya coba menduga-duga setelah membaca cerpen 'Robohnya Surau Kami', pasti ini bukunya Lulu pacar saya, ah memang dia kerap kali menyisipkan hal-hal berkualitas di sela-sela hidup saya yang membosankan. Terima Kasih, setidaknya hari ini saya bisa bersemangat kembali beraktifitas.
Coba kalian baca, ini saya akan kutifkan lintasan kalimat yang menjadi ga…

Mengapresiasi Manusia Atas : “dari Uzumaki Naruto ke Sinta Ridwan”

Image
Lalu di dunia ini kita kenal Kierkegaard di sekitaran Denmark, tepatnya di Kopenhagen ia dilahirkan. Manusia ini, Kierkegaard mengenalkan pada kita tentang manusia religious. Ialah manusia paling puncak dari tahapan dialektika eksistensial yang Kierkegaard cipta. Dalam pandangannya manusia religiuslah manusia paling paripurna dalam hal bereksistensi. Setelah sebelumnya didahului oleh dua model manusia, yaitu manusia estetis lalu manusia etis.
Ada manusia sempurna yaitu model manusia ideal yang dipikirkan oleh Aurobindo dari India dan Mulla Shadra dari Persia. Keduanya sama-sama memiliki konsep tentang manusia sempurna. Bagi Mulla Shadra, manusia sempurna (Insan Kamil) ialah seseorang yang telah mencapai akhir dari perjalanan spiritual menuju Tuhan. Seorang manusia yang telah sampai pada tahapan seperti ini akan berada di tengah-tengah masyarakat dan membantu mereka menuju Tuhan pula. Pun menurut Aurobindo, tugas manusia sempurna adalah membimbing umat manusia menuju kesempurnaan dan ak…

Analisis Terhadap Cerpen jujur Prananto, “Doa Yang Mengancam”

Image
oleh Yoga ZaraAndritra pada 04 Januari 2011 jam 23:55
Cerpen Jujur Prananto berjudul “Doa Yang Mengancam” mengingatkan saya pada cerita Raja Midas dan Cerita Nobita dalam serial kartun Doraemon. Raja Midas adalah Raja yang menginginkan apa pun yang ia sentuh menjadi emas. Naas, Raja Midas celaka oleh permintaannya sendiri, apa pun yang ia sentuh menjadi emas. Pun tentang Nobita, ia sahabat baik robot kucing dari masa depan bernama Doraemon. Setiap Nobita dalam kesusahan dan menginginkan sesuatu di luar batas-batas kemampuan Nobita (sebagai Nobita) ia kerap meminta bantuan Doraemon untuk mengeluarkan sesuatu dari kantong ajaibnya. Namun, sesuatu yang ia minta dari Doraemon pada akhirnya selalu berbalik membuat Nobita celaka.
Sepertinya cerpen Jujur Prananto ini juga mau kasih pesan pada kita bersyukurlah dan terimalah diri kita apa adanya. Lalu berusahalah sekuat tenaga, jadilah manusia paling bersyukur, lejitkan potensi-potensi yang ada di dalam diri dengan kerja dan usaha sendiri. Sing…

Instagram @yogazaraandritra