Posts

Showing posts from July, 2012

Info Jalan-jalan ke Gunung Semeru (Rute Jalan Kaki)

Image
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari Pasar Tumpang, akhirnya kami sampai di Kampung Ranu Pani pukul 5. 30 sore. Kami tidak langsung melakukan pendakian, melainkan berkemah dulu di kampung itu. Selain, bapak penjaga pos di Ranu Pani tidak mengijinkan kami mendaki sore itu, sebab di prosedur, ijin pendakian hanya sampai pukul 4 sore.
Di sini udaranya sudah mulai terasa dingin. Saking dinginnya, barangsiapa yang sudi menceburkan dirinya di danau kampung ini, pagi atau malam,  niscaya dia akan mati kaku membeku. Kabar ini bukan kabar burung, pernah ada dua orang yang coba-coba berenang di danau kampung ini, alhasil mereka mati sebab seluruh tubuhnya kaku kedinginan, mereka tenggelam dan tak tertolongkan.   
Keesokan harinya waktu matahari lagi hangat-hangatnya, sekira pukul 8 pagi, baru kami pamit ijin mendaki pada bapak penjaga pos Ranu Pani. Bapak penjaga pos itu orang Medan bukan orang asli Ranu Pani, sudah 13 tahun ia menetap di sini bersama anak dan istrinya yang asli si…

Info Jalan-jalan ke Gunung Semeru (Rute Kendaraan)

Image
Gunung Semeru atau Sumeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko.
Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukithutan Dipterokarp Atashutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.
Posisi gunung ini terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT.
Pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang. (Wikipedia)
Rupa-rupanya informasi lika-liku perjalanan saya ini penting, sebagai referensi buat kawan-kawan yang kemudian akan juga pergi jalan-jalan. Ya, itu baru saya sadari setelah kawan saya meminta saya untuk menuliskan hasil perjalanan s…

Berita Duka, Beberapa Kelinciku Mati

Image
8 hari (14-21 Juli) ditinggal ke Gunung Semeru, lima kelinci angora saya mati, 40 ekor belut saya pun juga mati. Mungkin saya agak tergesa-gesa. Beternak dua jenis hewan ini tanpa mengantongi terlebih dahulu ilmunya di kepala. Ah, sedih saya rasakan, terlebih kabar duka matinya hewan-hewan ternak saya itu saya terima saat saya baru sampai di stasiun kereta api Kota Baru Malang, perjalanan pulang. Bahagia bercampur duka; di satu sisi saya bahagia karena telah mencapai puncak Gunung Semeru dengan kondisi kedua lutut cedera, namun di sisi lain hewan peliharaan saya mati saat saya tidak berada di samping mereka, sedih sekali.
Kabar duka itu saya terima dari adik saya Mahlusi melalui sms. Hati saya terpukul waktu itu, hampir-hampiran saya putus asa akut, saya merasa tidak berguna, hewan selucu kelinci dan segesit belut tak bisa saya urus dengan bijaksana. Sudah jelas saya tidak cukup ilmu buat urus mereka, pantas mereka cepat menemu ajal. Perasaan tidak berguna ini telah menggiring saya unt…

Instagram @yogazaraandritra