Aksi Teatrikal Kebiadaban Aparat Keamanan Indonesia Pasca Penembakan Geri dan Rudi

Dok. Pribadi

Bandung (25/5/18). Unjuk rasa yang digelar pagi hingga siang tadi oleh Front Persatuan Rakyat dan Mahasiswa Anti Militerisme tidak hanya dalam bentuk orasi, pengunjuk rasa melakukan aksi teatrikal.

Aksi teatrikal dilakukan oleh tiga orang pengunjuk rasa asal Papua. Dua orang memakai baju militer dan satu orang memakai penutup kepala khas Papua. 

Dalam aksinya mereka berusaha menggambarkan kebiadaban yang dilakukan aparat keamanan pemerintah Indonesia di tanah Papua terhadap manusia Papua. Aparat keamanan ditampilkan sebagai orang yang memakai seragam militer, menenteng senjata, dan menyiksa orang Papua.

Penggambaran aparat keamanan dalam aksi teatrikal berbanding lurus dengan apa yang dinyatakan dalam pers rilis. Kasus-kasus pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah Indonesia lewat aparat keamanannya sejak tahun 1963 tak ada satu pun yang selesai, bahkan sebagian besar tidak diusut dan malah bertambah seperti yang menimpa Geri dan Rudi. 

Baca, kronologi Geri dan Rudi ditembak klik di sini

Penggambaran akan hal itu dikuatkan juga lewat ujaran salah seorang pengunjuk rasa dalam orasinya, "Hidup dan mati kalian ada di tangan Tuhan. Hidup dan mati kami, orang Papua, ada di moncong senapan TNI-Polri".


Klik dan lihat foto-foto lainnya:

 

 

Post a Comment

Popular posts from this blog

Info Jalan-jalan ke Gunung Hawu

Info Jalan-jalan ke Gunung Semeru (Rute Kendaraan)

Visi Neo Populis UUPA 1960

Babakan Sawah, Satu lagi Kampung Kota yang Terancam Digusur

Kembali ke Marxisme; Apakah Benar, Komunisme Versus Agama Islam?

Instagram @yogazaraandritra