Posts

Showing posts with the label Jalan-jalan

#SaveJatigede: Potret Alam dan Gerak Rakyat Sumedang Menuntut Keadilan

Image
Cipaku sebuah desa yang terletak di tepian sungai Cimanuk secara administratif masuk wilayah Kec. Darmaraja, Kab. Sumedang, adalah termasuk desa yang bakal digenangi air bendungan Jatigede. Desa ini menarik, sekilas melihat tata letak rumah per rumah warganya tampak begitu rapi, dan masih banyak rumah panggung, ini mengingatkan kita pada rumah-rumah yang ada di Baduy Jero/Kanekes. Bedanya, rumah-rumah panggung di sini menggunakan kayu jenis jati berkualitas tinggi. Seperti penuturan salah satu warganya, Didin Nurhadi, “Rumah-rumah panggung di sini menggunakan kayu jati berumur lebih dari 30 tahun”. Warga di sini percaya bahwa semakin tua umur kayu jati maka kualitasnya semakin tinggi. Berbanding lurus dengan pernyataan Didin, Wowon selaku pemukim tidak tetap asal Cikalong Wetan, Kab. Bandung Barat menambahkan, “Rumah panggung warga di sini jika dibuat di kota harganya bisa ratusan juta”.
Namun, kita tidak sedang membicarakan produk budaya di tengah-tengah kota, melainkan sedang berbica…

Jalan-jalan ke Gunung Gede-Pangrango

Image
Seperti biasa jika malam tiba, tepatnya seusai orang lain salat taraweh sms itu saya layangkan pada seseorang bernama pesbuk Zot SeribuDiary, selanjutnya saya panggil ia Zot SeribuBintang/Ijot. 
“Ngopi dong di Cidadap”, isi sms saya padanya “Ok sip. Aku mau ke Padalarang da besok, tapi mau nengok dulu sangke yang sedang sakit” Kemudian dalam hati saya bertanya-tanya siapa itu “sangke” yang Ijot maksud. Akhirnya saya tau, ‘sangke’ adalah sebutan tidak lengkap dari istilah ‘sangkekasih’. Aw, aw, aw, dari situ saya ngabarakatak tertawa, si ijot dalam rangka menyamarkan perasaan hatinya yang sedang ‘melow’ ia sampai menggunakan istilah asing untuk menyebut seseorang yang saat ini singgah di sebahagian ruang hatinya yang sedang kosong. Hmmm  *** Sampai juga ia di depan rumah saya, sore itu saat cuaca sedang cerah, tidak nampak tanda-tanda akan hujan. Membawa mie instan 12 bungkus. Wow. Saya kaget 
“loba-loba teuing Zot” “Dibere ku sangke euy, keur bekel mendaki haha. Simpen heula Ga didieu” “oke s…

Jalan-jalan ke Gunung Ciremai: Bagaimana Caranya Pulang?

Image
Di pertengahan tahun 2010 saya pertama kali mendakiGunung Ciremaibersama Cepong anak punk street itu. Dengan tanpa perencanaan yang begitu matang, saya langsung ajak Cepong. “Pong hayu ah urang ka Cireme!” sontak Cepong menjawab “Hayu Do”.
Nama saya di Mapala adalah Wardo. Seperti tradisi Mapala Bandung pada umumnya, seusai diklat kami memiliki nama lapangan. Sekonyong-konyong nama lapangan itu menggantikan nama resmi sehari-hari. Tak heran makanya antar sesama anggota kadangkala tak saling tahu nama aslinya. Sedangkan Cepong sendiri, di Mapala punya nama lapangan Tobus, tapi saya sendiri lebih senang memanggilnya Cepong.
Waktu itu hasrat saya mendaki gunung begitu kuat, karena kecewa melihat teman-teman mapala sekampus malah sibuk berorganisasi ria. Buat saya waktu itu, yang namanya mapala kerjaannya mestiblusukanke hutan, mendaki gunung, lewati lembah, bersua dengan monyet, burung elang dan lain sebagainya di alam liar Indonesia yang indah ini. Berorganisasi atau kuliahmahnomer dua se…

Menjernihkan Nama

Image
Penduduk lokal (Padalarang), wa bil khusus penduduk kampung Cidadap, Pamucatan, Lempegan menamai gunung ini Pabeasan. Penamaan Pabeasan ini konon katanya masih satu alur dengan cerita penamaan Gua Pawon, dan Gunung Hawu. Lain penduduk lain penamaan, para pemanjat menamai gunung ini dengan nama Tebing 125, sedangkan tentara yang kerap berlatih di gunung ini menamai gunung ini  Gunung Singgalang.
Gunung Pabeasan berada di wilayah kampung Pamucatan, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Ada pula versi yang agak nyeleneh (versi keliru), versi ini menyatakan bahwasannya gunung Pabeasan terletak di wilayah kecamatan Cipatat, tak heran kemudian gunung ini oleh sebagian besar orang dinamai Citatah. Karena Citatah sendiri adalah nama salah satu desa di Kecamatan Cipatat. Versi keliru tentang penamaan gunung Pabeasan ini kemudian dikukuhkan oleh peta yang dilansir oleh google map.
Terlepas dari kekeliruan penamaan, yang tentu saja tidak bisa dibiarkan dan mesti diluruska…

Jalan-jalan ke Ujung Genteng Part 1

Image
Saya masih ragu waktu itu, tamasya selepas KKM hendak ke Ujung Genteng atau Gunung Gede? Teman-teman sepermainan sepakat selepas KKM akan tamasya ke Ujung Genteng. Tapi hati saya berkata lain, ia mendorong saya untuk tidak bersepakat dengan teman-teman. Alasannya tidak yang bukan-bukan, begini kata hati saya membisikan; “tubuhmu rindu dinginnya udara gunung, kulitmu rindu memproduksi keringat karena lelah berjalan, kakimu rindu pegal-pegal karena berjalan jauh, punggungmu rindu dibebani tas ransel berisi perbekalan, matamu rindu indahnya alam pegunungan, hidungmu rindu menghirup udara segar pegunungan”.
Bisikan itu sungguh lezat buat saya, sampai-sampai saya ingin segera menapakan kaki di Gunung Gede. Jika diibaratkan, hati saya itu serpihan besi dan gunung Gede magnetnya. Begitu dekat antara saya dengan gunung Gede, paling-paling untuk mencapai kaki gunungnya dibutuhkan waktu dua jam. Saya di Desa Prianganjaya, Kec. Sukalarang, dan itu Gunung Gede terlihat perkasa di depan, rambutnya …

Info Jalan-jalan ke Gunung Hawu

Image
Gunung Hawu terletak diantara dua kampung; kampung Pamucatan dengan kampung Cidadap. Namun secara administratif gunung ini berada di kawasan kampung Pamucatan (RW 19/RT 2). Lebih tepatnya, gunung ini berada di kawasan Desa Padalarang, Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat (Bukan Desa Cipatat seperti yang diklaim pengusaha tambang).
Gunung Hawu ini unik, karena membentuk gua (hawu) bila dilihat dari depan atau membentuk lubang bila dilihat dari atas. Adapun secara ilmiah gunung ini sering disebut-sebut memiliki lengkungan alam. Proses terbentuknya lengkungan alam di Gunung Hawu sangatlah unik dan menjadi perhatian ilmuan di bidang perbatuan. Malahan lengkungan alami yang ada di Gunung Hawu sering disetarakan dengan lengkungan alami yang ada di Amerika. Tepatnya disamakan dengan lengkungan alam yang ada di Virginia dan Utah. Besarnya dimensi lengkungan alam yang terdapat di Gunung Hawu, membuat ia disebut juga jembatan alam.
Adapun penamaan Hawu (bahasa Sunda yang berarti perapian yang memb…

Instagram @yogazaraandritra